please select your preferred language

English
English
Deutsch
简体中文
Türkçe
Español
繁體中文
日本語
한국어
Bahasa Indonesia
id-id
Tencel.com
news
14 / 12 / 2020
Sustainable Fashion, Wujud Nyata TENCEL™ Menuju Industri Tekstil Lebih Hijau
back
news
14 / 12 / 2020
Sustainable Fashion, Wujud Nyata TENCEL™ Menuju Industri Tekstil Lebih Hijau

Mengenal Sustainable Fashion

Merupakan kegiatan dalam industri fashion yang mengacu pada pendekatan ramah lingkungan pada saat merancang dan memproduksi pakaian sehingga bisa dipastikan tidak menyebabkan kerusakan pada lingkungan serta penggunaan sumber daya alam secara bertanggung jawab. Sustainable fashion umumnya juga difokuskan pada usia pemakaian pakaian yang tahan lama, penggunaan bahan dasar yang alami hingga memiliki kemampuan daur ulang di seluruh tahapan produksinya. Sustainable fashion juga dapat dimaknai sebagai pakaian, sepatu, dan aksesori yang diproduksi, dipasarkan, dan digunakan dengan cara yang paling berkelanjutan serta ramah lingkungan.

Sustainable Fashion, sebuah tren baru?

Belum ada jawaban yang pasti kapan tren sustainable fashion ini mulai dikenal oleh masyarakat. Sebab sustainable fashion ini sendiri telah menjadi praktek alami dalam kehidupan sehari-hari manusia yang semakin sadar akan pentingnya lingkungan berkelanjutan. Di dalam industri fashion, perjalanan praktik sustainable fashion sempat mengalami kondisi timbul dan tenggelam. Apalagi sejak kemunculan praktik fast fashion yang sangat gencar dan berkembang masif hingga kini.

Namun, pada akhirnya gaung untuk dukungan fashion ramah lingkungan dan sustainable kembali mencuat ke permukaan. Masyarakat dunia, termasuk Indonesia, tak sedikit yang mulai memilih dan menjalankan praktik gaya hidup sustainable yang sarat dengan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan. Ajakan melalui forum diskusi dan seminar hingga fashion show pun sering dilakukan beberapa tahun belakangan ini guna memberi pengetahuan mengenai sustainable fashion. Hal ini sekaligus bertujuan untuk mendidik konsumen tentang dampak industri fashion terhadap masyarakat dan lingkungan serta mendorong mereka untuk membuat pilihan fashion yang lebih bijaksana, seperti sustainable fashion.

Sustainable Fashion Kembali Diperbincangkan

Limbah dari industri fashion dan pakaian yang sudah tidak terpakai, menjadi salah satu penyumbang sampah terbesar di dunia. United Nations Economic Commission for Europe (UNECE) menyebutkan hampir sekitar 20% air limbah global adalah berasal dari industri fashion, bahkan sumber Pulse Report pada 2017 memberikan grafik persentase pembuangan pakaian tidak terpakai yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA) menunjukkan angka 57%. Berikut 8% penggunaan kembali, 10% daur ulang, dan 25% pembakaran. Jika tidak segera dikendalikan, maka limbah dari industri fashion akan terus bertambah dan membawa risiko yang lebih besar terhadap keseimbangan ekosistem di Bumi.

Inisiatif sustainable fashion yang banyak dikampanyekan oleh pegiat produk fashion ramah lingkungan juga secara masif menyasar konsumen agar memiliki kesadaran untuk membeli produk yang berkualitas dan tahan lama. Mereka berpendapat bahwa produsen akan mengubah pola bisnisnya menjadi lebih sustainable bila terdapat permintaan produk yang ramah lingkungan. Alangkah baiknya bila konsumen juga mulai sadar untuk memilih produk lokal yang diproduksi secara terbatas dan lebih mengutamakan kualitas. Bagaimana dengan di Indonesia?

Indonesia, Sustainable Fashion Ready!

Meski topik fashion ramah lingkungan bukanlah bahasan yang asing, tren sustainable fashion baru beberapa tahun belakangan digaungkan di Tanah Air. Penerapan konsep ini juga tak selalu mulus, karena masih banyak pecinta mode di Indonesia yang lebih mengenal fast fashion. Namun, belakangan tren ini mulai dikenal dan diminati oleh masyarakat Indonesia.

Hal ini tak lepas atas jasa pemilik merek mode dan fashion designer lokal yang banyak berinovasi yang salah satunya mengaplikasikan sustainable fashion mulai dari awal penggarapan hingga hasil akhir produk fashion. Inovasi ini merupakan respons atas masih minimnya pengetahuan masyarakat Indonesia terkait dampak positif yang mampu dihasilkan lewat praktik sustainable fashion.

Mengusung misi sustainable fashion sekaligus merespon tren tersebut, LENZING Group, perusahaan asal Austria memproduksi serat alami berbahan dasar pulp kayu untuk terus berupaya mewujudkan industri tekstil yang lebih hijau di Indonesia. Serat TENCEL™ terbuat dari pulp kayu yang dihasilkan dari hutan industri yang dikelola secara berkelanjutan serta memiliki sertifikat FSC® atau PEFC™. Pentingnya kepemilikan sertifikasi hutan untuk sebuah perusahaan yang menggunakan bahan kayu sebagai proses produksi, adalah menunjukkan bahwa perusahaan seperti LENZING mampu mengelola hutan secara bertanggung jawab sesuai dengan standar yang ditetapkan. Proses pembuatan serat TENCEL™ menggunakan konsep yang dikenal sebagai closed-loop production, proses ini mengubah pulp menjadi serat selulosa, dengan optimalisasi sumber daya dan mengolah kembali sisa pembuangan menjadi energi untuk berproduksi kembali. Sehingga hanya menyisakan sedikit pembuangan dari keseluruhan proses produksi agar tetap ramah lingkungan.

Keunggulan lain dari serat TENCEL™ adalah kemampuan biodegradable (terurai kembali ke alam), aman untuk kulit, memiliki daya serap yang tinggi serta mampu menghasilkan warna cerah yang tahan lama.

Kolaborasi TENCEL™ dengan merek fashion lokal dan pelaku industri fashion di Indonesia

Koleksi Pastel Whimsical dari COTTONINK yang menggunakan serat TENCEL™

Pelaku industri dan pemilik merek fashion lokal memahami bahwa kunci utama industri fashion adalah inovasi. Mereka pun sadar bahwa sustainable fashion adalah salah satu bentuk inovasi yang mampu memberikan angin segar bagi industri fashion ramah lingkungan di Indonesia. Beberapa brand fashion seperti COTTON INK, HIJUP, ZALORA telah menggunakan serat TENCEL™ dalam memproduksi koleksi busananya.

TENCEL telah menjawab antusiasme brand fashion yang mengusung konsep sustainable fashion pada produknya dengan mempersembahkan kualitas tertinggi serat dari bahan alami yang mudah didapat. Kini saatnya bagi pemilik brand fashion maupun pemerhati fashion tanah air untuk mengambil langkah yang sama.

Serat TENCEL™ yang merupakan serat ramah lingkungan dan digunakan sebagai bahan dasar kain, dapat diperoleh dari mitra produsen kain berbahan dasar serat TENCEL™ sebagai berikut:

Untuk kuantitas kecil:

Untuk kuantitas besar:

Hubungi kami
austria
臺北
austria
singapore
seoul
shanghai
jakarta
new york
hong kong
istanbul
coimbatore
Copyright 2021 TENCEL™
contact us
austria
臺北
austria
singapore
seoul
shanghai
jakarta
new york
hong kong
istanbul
coimbatore
Lenzing Fibers (Hong Kong) ltd.
Units 804-806, 8/F.,
Lu Plaza, 2 Wing Yip Street,
Kwun Tong, Kowloon,
Hong Kong
T: +852 3718 5600
F: +852 3718 5601
E: [email protected]